Daily Top Search

Wednesday, October 28, 2015

Seminar Nasional: Jangan Mau Jadi UKM (Usaha Kecil Melulu) Strategi Branding & Penguatan Merek


Seminar nasional yang berjudul “Jangan Mau jadi UKM” atau Usaha Kecil Melulu (Strategi Branding dan Penguatan Merk) telah berhasil diselenggarakan dengan baik, lancar dan sukses. 

Acara ini bertempat di Auditorium Kementerian dan Perdagangan Depok dan dihadiri oleh ratusan peserta UKM sejabotabek. Para peserta yang banyak berasal dari kalangan pengusaha UKM terlihat bersemangat dalam mengikuti acara yang luar biasa ramai ini. Seminar ini diselenggarakan bertujuan untuk memberikan “knowledge & inspiration” bagi pelaku usaha khususnya UKM Indonesia untuk mampu bangkit dan bersemangat berjuang untuk membela Indonesia terutama produk UKM dalam persaingan global (MEA-Masyarakat Ekonomi Asean) di tahun 2016 nanti. 

Salah satu kesimpulan penting yang dapat disarikan dalam seminar nasional ini adalah bahwa salah satu contoh keberhasilan sebuah perusahaan adalah bahwa perusahaan tersebut telah sukses memiliki brand yang kuat. Sebut saja misalnya brand Apple, brand Mercy, brand BMW, brand Toyota, brand Adidas dan lain-lain, dapat dikatakan brand-brand ini telah sukses mengglobal dan masuk ke benak konsumen sehingga konsumen loyal dalam menggunakan produk atau jasanya. Dipaparkan bahwa sebuah brand seperti Apple memiliki nilai yang sangat tinggi bahkan dapat jauh melebihi APBN negara Indonesia. 

Sebuah brand yang dikenal berkualitas di benak konsumen memberikan nilai tersendiri bagi produk atau jasa yang ditawarkan kepada konsumen. Branding sangat dibutuhkan oleh setiap pelaku usaha sebagai alat untuk mengidentifikasi produk atau jasa kita dibandingkan dengan kompetitor lainnya. Branding juga sebagai salah satu cara agar kita pelaku usaha tidak terjebak dalam “perang harga”. Inilah salah satu alasan penting mengapa branding dalam perusahaan sangat penting untuk dibuatkan strategi yang jitu. 

Dalam seminar ini, tidak hanya menghadirkan para pakar yang memberikan ilmu pengetahuannya namun juga ada bedah kasus nyata yang telah dilakukan sebuah perusahaan nasional seperti Gaido travel CEO Gaido Group Muhammad Hasan Gaido mampu memberikan contoh yang jelas bagaimana perusahaan yang baik dapat dimulai dengan perencanaan yang matang, target yang jelas, strategi jitu, tim yang solid dan orang-orang yang “smart” dalam tim sehingga perusahaan dapat berjalan dengan baik dan sukses seperti yang telah dilakukannya sehingga mampu mengkomandani perusahaan hingga berjalan 13 tahun dalam mengarungi perjalanan jatuh bangunnya sebuah usaha. 

Gaido travel yang tadinya dimulai berkantor dari sebuah perusahaan kecil di Jakarta, kini dalam usianya yang cukup matang telah berhasil memiliki beberapa anak perusahaan seperti: PT. Bisnis Banten, PT. Media Majalah Indonesia, PT. Gaido Citra Media, PT Sani Mobil Indonesia dan lain-lain yang walaupun usia anak perusahaan ini masih terbilang muda namun telah memiliki branding yang kuat berkat strategi yang jitu perusahaan induk yang mampu mengajarkannya kepada para pimpinan perusahaan lainnya sehingga pada akhirnya memberikan inspirasi bagi kita semua.


Wednesday, September 23, 2015

Cara Mudah Membuat Blog Gratis

Sebenarnya, dalam membuat blog sangatlah sederhana. Hanya dibutuhkan ide dan ketekunan serta komitmen yang terus menerus dalam membuat blog yang tampil lebih baik dan lebih aktif.

Untuk memulainya bisa menggunakan beragam situs yang ada. Ada banyak situs yang bisa kita jadikan "basecamp" dalam membuat blog yaitu: wordpress, blogger atau multiply. Kesemuanya tergolong mudah tergantung bagaimana kita menyajikannya dengan lebih indah.
Untuk pemula bisa melalui situs www.blogspot.com.

Adapun cara mudah dan praktis membuat blog tersebut adalah:

1. Buatlah account email anda dengan Gmail.
2. Masuk ke website: www.Blogger.com
3. Klik: Blog Baru
4. Buatlah: Judul Tulisan Anda
5. Tuliskan: Nama Domain Anda..(Contoh: Asrulsaniabu.blogspot.com)
6. Pilih Design Template yang sesuai dengan kesukaan dan kebutuhan Anda.
7. Masukkan Tulisan dan Gambar Anda
8. Blog Anda sudah langsung Online.



SELAMAT MENCOBA...

Wednesday, September 16, 2015

Program Haji Plus Gaido Group di Masjid Bandara Tangerang

Pagi itu pukul 07.30 saya tiba di Masjid Nurul Barkah Bandara Soekarno Hatta Tangerang.
Sebuah masjid yang indah di pagi yang cukup sejuk dan juga indah.

Pengalaman ini menjadi moment penting dalam hidup saya, karena inilah pertama kalinya saya melihat dan mengantar jamaah Program Haji Plus yang dikelola oleh Gaido Travel Group.

Dan inilah juga pertama kalinya saya merasa terharu ketika mendengar Talbiyah...
Yang saat itu diucapkan langsung oleh sahabat dan CEO Gaido Group H Muhammad Hasan....

Beliau berteriak yakin dan lantang...

Labbaik Allahumma Labbaik, labbaika la syarika laka labbaik inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulk la  syarika laka. 

Kalimat Talbiyah ini, memiliki arti sebagai berikut : 

Labbaik allahumma labbaik. 
Artinya kami memenuhi dan akan melaksanakan perintah-Mu ya Allah

Labbaika laa syariika laka labbaik, Artinya tiada sekutu bagi-Mu dan kami memenuhi panggilan-Mu

Innal hamda wanni'mata laka wal mulka, laa syarikalak. 
Artinya sesungguhnya segala pujian, nikmat dan kekuasaan/kekuatan adalah milik-Mu dan tidak ada sekutu bagi-Mu. Subhanallah...

Jadi....saat itu, benar-benar saya tidak dapat berucap dan berkata-kata karena menahan rasa tangis dan kerinduan kepada panggilan Allah SWT....

Saya tidak pernah membayangkan kedahsyatan kata-kata panggilan Allah ini...

Subhanallah... Maha Suci Allah yang memanggil hambaNya untuk beribadah di rumah suciNya Kabah di Makkah...

Saya bersyukur dan berterima kasih dapat bergabung dalam sebuah group yang dapat menjadi jembatan hamba Allah yang ingin menunaikan ibadah haji ke Makkah.

Ini adalah sebuah perjalanan fisik dan spiritual yang paling tinggi dan paling dinantikan oleh umat muslim seluruh dunia...

Terima kasih ya Allah...atas segalanya.







Tuesday, July 7, 2015

Buku Happiness Management

Sebuah buku telah lahir tepat sehari sebelum hari ulang tahunku...
Ini adalah sebuah mimpi yang terkabulkan...
Betapa tidak...
Bertahun-tahun lamanya saya berusaha untuk menuliskan sebuah buku, namun ternyata sangat sulit untuk diselesaikan.
Namun di bulan ramadhan 1436H ini. Di bulan puasa ini, justru produktifitas semakin meningkat dan jadilah sebuah buku tentang cerita Manajemen Kehidupan yang digabungkan dengan kehidupan dan cerita sendiri...
Seperti berikut ini...



KLIK!!!
http://online.anyflip.com/qnwg/prsg/








Buku ini, saya dedikasikan untuk:
Orang Tua Tercinta: Ayahanda dan Ibunda
Istriku yang Tercinta
Anak-anakku yang Tercinta
Adik-adik dan keluarga Tercinta
Para Sahabat, kawan dan Kerabat Tercinta
Dan
Orang-orang yang sedang mencari jalan bagi kebahagiaan hidupnya…
Semoga bermanfaat untuk kebaikan dan kebahagiaan…
Doa dan afirmasi saya untuk Anda...
Semoga Anda sukses, sehat dan bahagia selalu.

Asrulsani Abu
Kata Pengantar
Buku The Happiness Management adalah sebuah buku dedikasi, buku pencarian kebahagiaan dan juga buku panduan sederhana tentang Manajemen Kebahagiaan Kehidupan yang menggabungkan ilmu Manajemen yang dipelajari di perguruan tinggi dan ilmu Manajemen yang dipelajari di perguruan kehidupan.
Syukur Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada Allah SWT, para malaikatNya dan para rasul Allah terutama Nabi Besar Muhammad SAW yang telah membuka seluruh jiwa, hati, fikiran ini sehingga memudahkan tubuh terutama jari  ini dalam menuliskan buku ini.
Buku ini tidak terlepas juga dari inspirasi dan support dari kedua orang tua ayahanda dan ibunda tercinta, istri tercinta, anak-anakku yang saya cintai serta adik-adik tersayang, keluarga besar kakek Kadir, om Burhanuddin, tante Emma, om Komrat, keluarga besar Djaropi, om Syamsuar, om Sugirman, om Ali, om Arsyad, om Syarifuddin dll serta para sahabat yang saya hargai dan sayangi seperti Haji Muhammad Hasan CEO Gaido Group, Mustofa Tuwuh Presiden Direktur Pt. Majalah Haji dan Umrah, Nanang Qosim Yusuf motivator dan penulis buku best seller, Atho Al Rahman penulis dan GM Tangsel Pos Koran No.1 di Tangsel, Aldrin Aditya Komisaris Gaido Express, Bp. Suradi, Bp Aris, Bp. Sayuti, Bp Trigun, Rusli, Hasbi, Profane, Abdul Aziz, Asmawati, Rani, Muh Burhan, dll...
Dan semua sahabat dan kerabat yang secara langsung ataupun tidak langsung telah memberikan bantuan kepada saya terutama ketika selalu memberikan full support agar tetap menjadi orang yang baik dan berguna untuk Indonesia.      
Terima kasih atas kebaikan Anda.





Mengapa The Happiness Management?
Mengapa kita perlu The Happiness Management?....
Mengapa kita perlu mempelajari Manajemen Kebahagiaan Hidup?
Pertanyaan ini, selalu ada dalam fikiran saya…
Dan mungkin juga Anda…
Dan karena Anda ingin bahagia dan ingin mengetahui tentang kebahagiaan hidup maka Anda akan melanjutkan membaca tulisan ini bukan?
Begitu juga saya, orang biasa yang masih harus terus belajar menggapai ketakwaanNya.
Baiklah. Kita langsung saja.
Cerita ini dimulai, ketika saya mengetik kata “Manajemen Kehidupan” di handphone. Saya lalu mencarinya di Google sebuah mesin pencari paling canggih di dunia saat ini yang bisa menemukan apa saja yang kita pikirkan.
Andapun boleh mencobanya mengetik kata ini: “Manajemen Kebahagiaan”….
Namun ternyata….
Pencarian saya tentang Manajemen Kebahagiaan tersebut ternyata tidak mendapatkan sesuai dengan yang saya harapkan…
Padahal saya sangat membutuhkan ilmu tentang Manajemen Kebahagiaan ini.
Mengapa?.... Anda tahu jawabannya?
Coba Anda tebak….!.
Karena terus terang, saat itu saya sedang “galau hebat” dan menghadapi masalah “ketidak bahagiaan” sendirian dalam hidup ini…
Dalam bahasa keren anak sekarang adalah “sedang galau berat”…  
Memang benar.
Ketika itu, saya sedang berada dalam keadaaan kehidupan yang sangat tidak menyamankan hati ini dan sedang berada di titik nol kehidupan…
Titik nol bisa berarti sebagai titik kejatuhan atau kegagalan, namun secara positive bisa juga berarti Titik Permulaan sebuah kehidupan yang baru…
Kebetulan waktu itu, saya baru mulai menginjak usia 40 tahun. Dan ujian “kenaikan kelas” untuk usia seperti saya, sudah layak untuk diberikanNya agar nilai kehidupan kita naik ke level berikutnya.
Usia 40 bagi manusia bisa dikatakan usia yang paripurna karena struktur tulang otak kita juga telah menutup dengan sempurna.
Nabi besar Muhammad SAWpun memperoleh kerasulanNya di usia 40 tahun dan menerima wahyu pertama dari malaikat Jibril sebagai utusanNya.
Hmmm Inikah yang dikatakan orang sebagai “Life is Beginning at 40?”
Lalu dimulailah pencarian tentang bagaimana cara hidup bahagia dengan ilmu Manajemen yang sempat saya pelajari di perguruan tinggi, di seminar-seminar terutama seminar ESQ dan juga seminar The 7 Awareness Training yang digagas oleh salah satu master trainer yang hebat bernama Naqoy dan menggabungkannya dengan ilmu kehidupan sehari-hari yang juga sempat saya bagikan kepada media online dan juga media komunitas seperti di tempat ibadah ataupun di komunitas seminar dan grup lainnya.
Pertanyaan yang sering ada difikiran saya adalah….
Dapatkah kita hidup bahagia dengan menggunakan ilmu Manajemen…?
Tentu yang sesuai dengan jalan yang lurus jalan satu-satunya yang diridhai oleh Allah SWT.
Dapatkah saya memanfaatkan ilmu ini, untuk kebahagiaan orang-orang yang saya cintai dan bermanfaat bagi orang-orang yang mengalami masalah yang sama dengan saya?
Dapatkah saya membantu mereka?...
Dapatkah saya menuliskan sebuah karya untuk anak keturunan saya kelak?...
Maka sejak itu, dimulailah perjalanan menulis tentang buku ini…
Yang secara kebetulan (walaupun tidak ada yang “kebetulan”) mulai anda baca dan simak…bukan?
Nah….
Marilah memulai perjalanan “Kebahagiaan yang Hilang ini…..”
Mengapa saya sebut, perjalanan mencari kebahagiaan yang hilang?...
Karena kebahagiaan yang pernah saya rasakan dulunya ternyata adalah sebuah kebahagiaan semu.
Kebahagiaan yang semu ini sedikit banyak telah membutakan jiwa dan hati kita sehingga melupakan kebahagiaan sejati yang bersumber dari Allah SWT.
Kebahagiaan semu, adalah kebahagiaan yang rapuh yang berdasarkan pada fisik duniawi.
Kebahagiaan semu ini adalah kebahagiaan yang bersyarat dan hanya terjadi jika adanya unsur fisik duniawi.
Kita bahagia hanya jika semua keinginan kita tercapai. Inilah kebahagiaan semu, yang masih banyak dirasakan oleh orang-orang yang belum tersadarkan yang sibuk dengan pencarian kebahagiaan duniawi dan melupakan hakikat tujuan penciptaan kita sang manusia ciptaan Allah yang harus hidup sesuai dengan perencanaanNya (Planning Management by God).
Perhatikan ayat berikut dariNya:
”Allah tidak ada Ilah(yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus atau MENGELOLA (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara (MEMANAGE) keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al-Baqarah: 255)
Seluruh alam semesta ini telah di”manage” dengan sempurna oleh Sang Maha Sempurna Allah SWT agar kita hidup tercukupi kebutuhan hidupnya di bumi yang damai dan membahagiakan.
Bayangkan jika tidak ada yang Memanage alam semesta ini….
Semua planet, bintang, matahari, bulan saling bertabrakan dan tentunya tidak akan ada kehidupan yang baik seperti yang kita alami saat ini.


Apa Manajemen Itu Sebenarnya?
Manajemen adalah ilmu yang sederhana.
Setiap orang sebenarnya berhubungan langsung dengan Manajemen baik disadari maupun tidak disadarinya.
Ini terlihat dengan begitu banyaknya ilmu tentang Manajemen itu sendiri.
Mulai dari Manajemen Pemasaran, Manajemen  Sumber Daya Manusia, Manajemen Konflik, Manajemen Kalbu,  bahkan hingga Manajemen Waktu, yang semuanya telah menjadi dekat di hati kita.
Padahal setiap hari kita dihadapkan oleh berbagai masalah kehidupan yang mengganggu bahkan menghilangkan perasaan kebahagiaan kita sebagai manusia.
Lalu apakah itu Manajemen?...
Dalam kamus Inggris disebutkan: “Management is the act of managing something”, atau Manajemen adalah kegiatan mengelola sesuatu.
Manajemen secara sederhana dan luas berarti mengelola atau mengontrol segala sesuatu secara efektif dan efisien.  
Inti Manajemen adalah sebuah metode atau konsep dalam mengelola sesuatu secara efektif dan efisien.
Jadi jika sesuatu dapat terkelola dengan baik maka disebut “Manageable”.
Disinilah manfaat kehidupan beragama.
Gama berarti kacau (unmanagabble).
Sedangkan Agama berarti tidak kacau atau teratur atau terkelola dengan baik/manageable.
Jadi orang yang beragama adalah orang-orang yang ahli dalam Manajemen Kehidupan. Sehingga kehidupan damai dan teratur, walaupun diterjang dengan berbagai permasalahan kehidupan.
Manajemen mengelola segala sesuatu.
Sesuatu disini dapat berupa apa saja, baik itu kehidupan, kesehatan, keluarga, keuangan, usaha, organisasi, bisnis, industri, negara, dunia dan alam semesta serta berbagai hal dapat dikelola dengan bantuan ilmu Manajemen.
Kita butuh pengaturan kehidupan yang teratur dan damai. Yang sejatinya hal itu sebenarnya ada dalam sifat Zat yang Maha Mengatur dan Menguasai segalanya yaitu Zat Allah SWT.
Jadi, yang kita butuhkan adalah kembali kepada Allah. Kembali ke jalan yang telah digariskanNya. Kembali kepada orbitNya.
Dimanakah jalan yang telah digariskanNya itu? Dimanakah petaNya?
Jawabannya adalah di sebuah kitab yang terjaga dan terpelihara keasliannya dari jaman dahulu hingga di masa yang akan datang yaitu Al-Quran.
BACALAH….!!! (IQRO…!)
Sejatinya dengan membaca, kita telah tunduk dan patuh akan perintahNya. Namun sangat disayangkan. Kita sangat jarang membaca….
Bumi, langit dan alam semesta serta seluruh isinya adalah sebuah “bacaan” sebuah kitabNya.
Sering-seringlah merenung dan mempelajari makna dan hikmah yang terkandung didalamnya.
Semakin dalam kita mempelajarinya semakin dalam kita memahami “rahasia kehidupan”.  
Kesibukan dunia digital saat ini, memudahkan kita untuk hanyut dalam sebuah layar kaca. Baik layar handphone/mobilephone, layar TV, dan layar computer. Kita terlalu sibuk melihat layar-layar ini sehingga melupakan langit dan penciptaannya.
Kita sibuk melihat “kebawah” sehingga jarang melihat keatas lagi.
Lebih sering merunduk ke HP menjadikan kita generasi “merunduk”.
Kita menjadi lupa…dan tidak fokus lagi terhadap Visi dan Misi kehidupan kita.






Apa itu Efektif dan Efisien?
Seringkali, kita mendengar orang berkata efektif dan efisien yang merupakan salah satu tujuan dasar kita mempelajari tentang ilmu Manajemen ini.
Untuk itu, guna memudahkan kita maka perlu dijelaskan secara sederhana tentang kata-kata tersebut.
Efektif artinya sesuai dengan target atau tujuan yang ingin kita capai.
Sedangkan efisien adalah tercapainya tujuan dengan biaya atau usaha yang optimal atau lebih sedikit usaha manusia, lebih sedikit biaya yang dikeluarkan, lebih sedikit waktu yang dibutuhkan sehingga tercapainya sebuah tujuan.
Itulah intisari utama dari Manajemen.
Manajemen mengelola sumber daya (manusia, waktu, alat) yang terbatas hingga mencapai level optimal sehingga tujuan dapat tercapai.
Disinilah posisi Manajemen memegang peranan sangat penting karena terbatasnya sumber daya kita.
Waktu yang terbatas, dana yang terbatas, serta manusia yang terbatas membuat manusia sangat membutuhkan ilmu Manajemen agar tujuannya lebih mudah tercapai.
Untuk memudahkan kita dalam memahaminya maka saya telah membuatkan gambar yang sederhana berkaitan dengan efektifitas dan efisiensi dalam Manajemen.




Apa Manfaat Manajemen?
Setelah kita mengetahui tentang dasar Manajemen maka manfaat utama dari Manajemen adalah: Membantu kita memperoleh target tujuan kita sesuai dengan harapan dan impian secara efektif (sesuai tujuan) dan efisien (usaha sedikit/biaya murah).
Manfaat lain dari Manajemen adalah untuk:
Perencanaan (Planning)
Organisasi yang rapi (Organizing)
Aksi/Tindakan (Action) dan
Evaluasi (Control) atau sebagai alat evaluasi untuk mengukur efektifitas dan efisiensi yang telah dijalankan dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Manajemen membantu kita dalam tata kelola tujuan kita dengan banyaknya masalah yang kita hadapi.
Manajemen memberikan arahan perencanaan, pengorganisasian, penindakan dan pengevaluasian sehingga memberikan jalan yang lebih mudah dan jalan terbaik yang memberikan keberuntungan tidak hanya bagi kita namun bagi keselarasan alam semesta.
Manajemen Pemasaran membantu para Marketer memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen dengan membuat, memasarkan produk atau jasanya kepada konsumen dengan efektif dan efisien.
Manajemen Kebahagiaan membantu kita para manusia pencari kebahagiaan sejati menemukan kembali kebahagiaan hidup kita secara efektif dan efisien sesuai dengan tujuan penciptaan kehidupan kita.

Apa itu Bahagia?
Banyak orang yang sampai sekarang masih mencari kebahagiaan padahal sebenarnya Bahagia itu sederhana.
Bersyukurlah maka kita akan langsung bahagia…
Tidak percaya?
Cobalah sekarang juga tulis 5 hal yang membuat kita bersyukur…dan bahagia.
1. ………………………………………………………
2. ………………………………………………………
3. ………………………………………………………
4. ………………………………………………………
5. ……………………………………………………….
Sebelum melanjutkan membaca, tariklah nafas Anda perlahan sebanyak 3 kali hembusan dan Anda wajib menuliskan 5 hal yang membuat Anda bersyukur.
Untuk mendapatkan manfaat hebat dari membaca buku ini. Berapapun jumlah buku yang kit abaca, jika tidak dipraktekkan maka hasilnya kosong, ibarat sebuah pendulum yang tidak akan pernah bergerak kecuali jika ada energy yang menggerakkannya.
Perhatikan kembali hal-hal yang membuat Anda bahagia, namun selama ini tidak kita syukuri karena ketidaksadaran kita sendiri.
Jika kita bersyukur dan fokus pada hal-hal yang kita syukuri maka secara efektif perasaan bahagia akan langsung terjadi.
Namun masalahnya mengapa masih saja kita seringkali dilanda ketidak bahagiaan hidup?...
Saya dan beberapa kerabatpun masih seringkali mengalaminya juga…(So don’t worry my bro…hehe)
Disinilah perlunya panduan sederhana dan pengelolaan secara total (Total Life Management) yang memakan waktu seumur hidup kita dan terus menerus dalam mengelola kebahagiaan kehidupan ini…
Disinilah pentingnya kita tetap selalu berpegang teguh pada “Kitab Suci Manual Kehidupan” agar tetap kembali ke jalan yang lurus jalan yang benar menuju Surga (Ultimate Vision).
Dan tentu saja kita juga butuh untuk saling mengingatkan antara sesama manusia. Kita manusia masih sering lupa yang bahkan untuk waktu shalat saja yang sudah kita hapal masih harus diingatkan dengan Azan.
Dalam kitab suci disebutkan:
“Demi waktu. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang yang beriman, orang-orang yang beramal shaleh. Dan saling menasehati agar mentaati kebenaran dan kesabaran.” (QS. 103:1-3)
Untuk dapat memperoleh kebahagiaan, kita dianjurkan untuk lebih banyak memikirkan tentang Ilahi daripada memikirkan masalah kita (Perbanyaklah Berzikir).
Berzikir disini bertujuan agar kita banyak mengingat Allah Sang Maha Pencipta, dengan banyak mengingatNya maka otomatis Sang Pencipta akan mengingat kita juga.
Dan jika kita diingat oleh Allah maka setiap harapan dan doa kita akan lebih efektif dan efisien dapat dengan mudah terjadi karena bantuan dari Sang Maha Kuasa. Dan lebih nikmat lagi jika kita dicintai oleh Allah SWT. Kira-kira nikmat apa yang akan kita terima?....
Sebagai contoh jika seorang anak kecil dekat dan dicintai dengan ayahnya saja yang notabene hanyalah seorang manusia biasa maka setiap permohonan dari sang anakpun otomatis akan lebih cepat dipenuhi oleh sang ayah.
Demikian juga, jika kita dekat dengan Sang Maha Pencipta maka tentu akan banyak kemudahan yang kita peroleh di planet bumi ini karena planet ini dan seluruh alam semesta adalah hasil kreasi hebatNya.
Dan jika hasil kreasiNya yang Maha Hebat ini, bumi, langit dan seluruh isinya dibuat dengan seindah dan sesempurna mungkin untuk kehidupan dan kebahagiaan kita sang manusia, masihkah kita mengeluh atas kehidupan ini?....
Masih beranikah kita “complain” atas hujan yang turun untuk kehidupan ini yang memberikan kehidupan bagi kita?, atas matahari yang memberi pancaran sinar kehidupan ataupun atas tubuh ini yang selalu menemani kita sejak kita lahir di bumi ini.
Tubuh ini adalah “robot” maha canggih yang dibuat olehNya. Mata kita adalah layarNya, otak kita adalah computerNya, mulut kita adalah speakerNya. Semua yang kita miliki adalah hanya untuk kita pakai sementara dibumi dan itupun kita semestinya membayarNya.
Dengan apa?
Dengan beribadah kepadaNya.
Membangun karenaNya, belajar karenaNya, berbisnis karenaNya, mencintai karenaNya…
Manusia telah mencoba membuat berbagai macam robot canggih, namun sampai sekarangpun kita manusia bahkan untuk membuat seekor lalatpun belum mampu sama sekali menyamai seekor lalatpun.
Marilah kita mulai bersyukur dan berterima kasih atas udara yang kita hirup…
Bersyukur atas kehidupan yang damai…
Bersyukur atas kesehatan kita,
Bersyukur atas otak kita yang setiap saat mampu berpikir.
Bersyukur atas mata kita yang membuat kita mampu melihat begitu banyak keindahan alam…Jika Anda sedang didepan computer ketiklah lokasi-lokasi terindah di bumi. Dan bayangkan keindahan penciptaanNya.
Bersyukurlah atas telinga kita, tangan kita, rambut, jari jemari kita sehingga semua kebutuhan dan keinginan kita dapat terwujudkan dengan mudah.

Dalam Kitab Suci yang saya yakini dituliskan:
“Dan berzikirlah engkau semua kepada Allah dengan sebanyak-banyaknya, agar engkau semua berbahagia (beruntung).” (QS.62:10)

Mengapa Bahagia Sangat Penting untuk Kita?
Bahagia sangatlah penting untuk kita namun bahagia bukanlah tujuan utama kita di”tempat”kan di muka bumi bukan?
Perhatikan dengan seksama ayat dalam Kitab Suci ini:
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu.” (QS. 51:56)
Tujuan kita di”tempat”kan di planet bumi ini adalah untuk beribadah kepada Sang Khalik dengan mentaati segala perintahNya untuk hidup di bumi dengan belajar, bekerja, dan berusaha sesuai dengan aturanNya agar tercipta tatanan kehidupan yang harmonis di alam semesta ini.
Setiap planet di alam semesta ini berjalan sesuai dengan orbitnya (aturanNya).
Begitu juga kita makhlukNya mestinya bisa berjalan dimuka bumi sesuai dengan aturan yang telah digariskan. Jika melanggar ManagementNya maka tentunya akan ada akibat yang akan kita dapatkan yang tidak saja kita peroleh di akhirat namun sudah bisa kita rasakan akibatnya di bumi.
Banyak kita lihat, orang-orang yang melakukan pelanggaran yang tentunya, cepat atau lambat akan mendapatkan akibat dari pelanggaran yang dilakukannya.
Orang-orang yang mengambil hak orang lain, korupsi, mencuri, membunuh dan lain-lain tentu akan memperoleh balasan yang setimpal.
Untungnya Allah Maha Penerima Taubat sehingga kita seringkali memperoleh ampunan dan rahmatNya. Sehingga setiap kali kita berdosa, kita masih diberikan kesempatan olehNya untuk berbuat kebaikan.
Orang yang tidak bahagia tidak akan bersyukur dan orang yang tidak bersyukur tidak akan berbahagia
Lalu, mengapa bahagia itu sangat penting?
Bahagia sangat penting, karena dengan perasaan bahagia atau bersyukur maka kita akan lebih mudah untuk beribadah kepadaNya atau dengan kata lain tatanan kehidupan di alam semesta terkelola dengan baik dengan banyaknya orang-orang yang berbahagia.
Kebahagiaan memberikan efek positif untuk seseorang melakukan segala sesuatu dengan lebih baik dan lebih sempurna.
Kebaikan dan kesempurnaan dari segala upaya dan usaha kita dalam bekerja untukNya dalam melayani makhlukNya maka otomatis akan memberikan kehidupan yang harmonis di muka bumi dan tentunya akan berdampak pada seluruh alam ini.
Bahaya “kegalauan” atau “ketidakbahagiaan” oleh sesuatu makhluk saja apalagi seorang manusia yang hebat dapat berakibat hancurnya tatanan kehidupan mulai dari dirinya, keluarganya, masyarakatnya, negaranya, hingga planet bumi ini semuanya dapat hancur berantakan oleh seseorang yang merasa tidak bahagia/tidak bersyukur. Inilah BAHAYA BESARnya!!!.
Ketidak bahagiaan akan mengakibatkan kebencian dan kebencian akan menghasilkan kehancuran dimuka bumi. Minimal kehancuran pada dirinya sendiri atau keluarganya dan dapat menyebar ke masyarakat sekitarnya.
Coba perhatikan di sekeliling kita. Ada banyak orang merusak dan menghancurkan atas nama agama.
Padahal agama apapun sangat melarang pengrusakan apalagi berbuat kerusakan di muka bumi ini.
“Dan bila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan." (QS. Al-Baqarah: 11)
Kita membutuhkan kebahagiaan dan kebahagiaan bisa ditemukan jika ada CINTA.
Dan sejatinya sumber dari segala cinta adalah Zat Allah SWT.
Kita bukanlah pemilik asli sang Cinta. Tapi Cinta telah dititipkan kepada kita dari Sang Khalik untuk disebarkan dan diberdayagunakan untuk kebaikan seluruh alam.
Semuanya dimulai dengan BISMILLAH.
Atas nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang.
Kekuatan Bismillah dapat merubah segalanya.
“The Power of Love,  Will Change Everything…”
Tidak ada satupun sesuatu atau bangunan indah di bumi bisa terbangun dengan indah tanpa adanya rasa cintaNya.
Kita membutuhkan CintaNya.
Selamanya…
Kita membutuhkan Ar Rahman Ar Rahim.
Dengan cinta kita melakukan dan membuat sebuah hasil karya yang indah yang seringkali membuat orang kagum.
Dengan cinta yang termanage dengan baik, akan menjadikan kehidupan kita berjalan dengan baik, walaupun sedang dilanda sebuah ujian yang hebat.
Kesimpulannya, membangun kebahagiaan dengan cintaNya yang terkelola dengan baik akan memberikan kehidupan yang baik bagi kita dan anak keturunan kita di masa depan.
Pengelolaan kehidupan yang baik akan menyelamatkan bumi dan alam ini dari kehancuran yang dilakukan oleh segelintir orang yang memiliki cinta yang semu dan cinta yang tidak terkelola dengan baik.
“Cinta” bukanlah berasal dari diri kita.
Dia ada karena izinNya….Dititipkannya untuk kita.
Itulah makna kebahagiaan sejati.
Menemukan kembali jalan yang benar, untuk kembali kepada jalan Allah SWT.
Dan bagi yang telah menemukan jalanNya.
Itulah kebahagiaan yang tak ternilai harganya…..
Bagi Anda yang telah menemukan “jalanNya” bersyukurlah….
Dan bantulah orang lain untuk menemukannya.
Karena masih banyak orang-orang yang tersesat dalam perjalanan kehidupan ini.
Bagi yang belum melakukan, maka kembali BACALAH!!! (IQRO).
Bacalah tanda-tanda alam, bacalah tanda-tanda manusia yang datang dan pergi….
Bacalah kejadian demi kejadian yang terjadi baik pada diri kita dan orang-orang sebelum kita. Bacalah!


Formula: The Happiness Management
Rumusan Rahasia “The Happiness Management” sebenarnya sudah ada tertulis di Kitab Suci dari Tuhan Sang Maha Pencipta.
Namun, mengapa dikatakan “rahasia” karena tulisan ini “tersembunyi” dan hanya bisa diketahui atau disadari oleh orang-orang yang mendapatkan hikmahNya.
Berapa banyak orang-orang terdahulu belajar dan mengaplikasikannya untuk digunakan dalam mengelola kebahagiaan mereka dan akhirnya tujuan mereka dapat tercapai dengan mudah berkat bantuanNya.
Dan jika mereka bisa mengelola kebahagiaan kehidupan mereka.
Tentunya kita, sebagai keturunannya tentu bisa mengikuti ajaran yang telah diturunkan kepada nabi-nabi atau para pemimpin manusia guna memperoleh jalan yang baik dan benar.
Dalam konteks inilah saya menarik kesimpulan bahwa kebahagiaan, sejatinya memerlukan rumusan Manajemen Kebahagiaan sebagai berikut:
S.H.M + B.U = HM
Dimana,
1.      Happiness Management (HM) dapat kita lakukan jika sudah terpenuhinya, Manajemen Jiwa atau Jiwa yang terkelola dengan baik (S=Soul Management).
2.      Berjalannya Manajemen Hati yang baik (H=Heart Management),
3.      Berjalannya Manajemen Pikiran yang baik (M=Mind Management).
4.      Dan setelah memiliki kemampuan mengelola diri secara baik dan benar maka selanjutnya manusia dapat mengelola diri (B=Body Management) serta terakhir…
5.      Mengelola alam (U=Universe Mangement) dengan baik sehingga tercipta tata kelola alam semesta yang harmonis dan sempurna sesuai dengan perencanaanNya. Inilah “God Management” yang mestinya kita jalankan.
Soul Management adalah konsep manajemen jiwa terdalam seorang manusia (S).
Dimana jiwa pada dasarnya suci karena jiwa berasal dari zat Yang Maha Suci.
Kita, semua sang manusia memiliki jiwa yang suci yang kita sebut hati nurani.
Semakin tinggi tingkatan keikhlasan seseorang dalam beribadah (belajar, bekerja, beraktifitas) maka semakin tinggi derajatnya dihadapan Tuhan.
Nah, pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana melatih jiwa agar selalu ikhlas?...
Jawabannya sederhana…Sering-seringlah mengingat Allah atau “Always manage your soul….”
Bagaimana caranya agar sering mengingat Allah?
Seringlah memikirkan Allah dan segala ciptaanNya…
OK. Lalu bagaimana cara memikirkan Allah?
Sering-seringlah berzikir….dengan hati bukan hanya dengan mulut.
Ucapkan Pujian dan Syukur kepada Allah dengan mengikutkan “sang jiwa”
Ucapkan “Miracle Words” atau doa atau afirmasi seperti
Saya ikhlas ya Allah…..(berkali-kali)
Untuk lebih memudahkan…
Carilah tempat yang nyaman dan jauh dari gangguan…
Masukilah alam bawah sadar kita…
Dan ucapkan: “Saya Ikhlas ya Allah” (berkali-kali)
Jadi, pada saat ujian datang jangan lupa untuk mengucapkan “Miracle Words” ini.
Biasanya jika kita terbuka dan sadar maka akan menetes air mata cintaNya yang suci yang semakin menghubungkan kita kepada Zat Yang Maha Suci (connected to God).
Bukankah kita semua terkoneksi dengan baik dengan Sang Maha Pencipta?...
Hanya saja kita seringkali tidak tersadarkan oleh kesibukan duniawi yag semu.
Konsep yang kedua adalah, Heart Management (H).
Heart Management adalah sebuah konsep pengelolaan hati yang selalu terkelola dengan baik sehingga mudah untuk memaafkan.
Mengapa memaafkan sangat penting?
Karena memaafkan akan mengurangi beban dalam diri kita.
Kata MAAF bisa jadi adalah sebuah kata ajaib yang dapat menyelesaikan ribuan masalah yang ada di bumi ini… Maafkanlah dengan rasa cinta…
Seperti terhadap seseorang yang engkau cintai dan melakukan kesalahan.
Dan engkau tetap memafkannya.
Seperti Tuhan yang mencintai kita yang selalu memaafkan kita yang sering kali berbuat salah dan dosa.
Berapa banyak masalah hubungan antar manusia, pertikaian dan permusuhan bahkan peperangan dapat dengan mudah diselesaikan dengan adanya “RASA MAAF” diantara kita semua?...
Memaafkan bukan berarti menolong orang lain, namun yang sebenarnya adalah memaafkan akan memudahkan membuka jalan yang lebih luas dan ringan untuk masa depan kita.
Memaafkan memudahkan kita untuk bergerak lebih cepat lebih aktif dan lebih rajin karena badan ini tidak terkunci oleh hati yang keras.
Memaafkan melembutkan hati yang keras dan seringkali memaafkan adalah solusi dari berbagai permasalahan hidup kita.
Memang sangat sulit untuk memaafkan, sayapun menyadari hal ini.
Untuk itu kita perlu dibantu agar dapat dengan lebih mudah memaafkan kesalahan orang lain yang telah menyakiti hati kita.
Seringkali masalah materi yang kita hadapi terulang kembali karena adanya ganjalan masa lalu yang belum kita maafkan.
Kita sering bermasalah dan saling benci dengan orang lain ketika kita belum memaafkannya…
Namun pada saat kata “maaf” terucap dari hati maka seketika itu pula, masalah kita otomatis dapat terselesaikan dengan baik.
Disinilah salah satu letak kemuliaan dan manfaat hebat bulan Ramadhan yang membantu kita untuk dapat saling memberikan maaf kepada saudara kita setiap insan di dunia.

Konsep Mind Management (M) adalah konsep yang selalu berpikiran positif terhadap apapun yang telah terjadi kepada kita.
Orang tua kita, sejak jaman dahulu sangat pandai dalam hal ini agar kita selalu berpikiran positif.
Misalnya jika kita terjatuh dari sepeda maka orang tua kita dulu berkata “untung kamu tidak terluka.”
Dan jika terluka masih dikatakan “untung tidak meninggal” dan jika meninggal masih dikatakan “untung sudah meninggal daripada hidup tersiksa”.
Begitulah sikap positif yang sebaiknya bisa kita ambil agar hidup kita tetap selalu untung terus (bahagia terus).
Orang-orang yang memiliki kemampuan mengelola SHM Management (Soul, Heart and Mind) adalah orang-orang yang selalu bisa sukses dari kegagalan dalam ujian kehidupan.
Adapun jika terlihat gagal orang-orang ini malah memiliki “powerNya” untuk bangkit kembali dan justru dapat memberikan inspirasi bagi orang lain.
Bahkan seorang Nabi Muhammadpun pernah kalah perang dan akhirnya bisa bangkit dan menjadi pemenang sejati sepanjang masa.
Sebut saja Donald Trump dan Ciputra pernah bangkrut pada saat krisis melanda. Namun pada akhirnya bisa bangkit dan sukses kembali.
Setelah pencapaian kesuksesan dan kebahagiaan dalam diri yang terkelola dengan baik maka dapat dipastikan orang-orang ini mampu mengelola tubuhnya agar sesuai dengan aturanNya (Body Management).
Mereka yang memiliki pengelolaan tubuh yang baik dan benar mengutamakan kebaikan (kehalalan) bagi setiap zat makanan yang akan masuk kedalam tubuh.
Setiap makanan dan minuman adalah yang halal adalah makanan yang baik bagi tubuh jika dikonsumsi secara baik dan sesuai dengan kebutuhan tubuh kita.
Makanan atau minuman yang tidak bermanfaat atau merusak tubuh maka otomatis akan dibuang jauh dari konsumsi harian.
Orang-orang yang memiliki Body Management yang baik pantang merokok dan pantang meminum racun (minuman keras) apalagi mengkonsumsi obat-obatan yang terlarang (narkotika dan obat-obatan terlarang) yang secara jelas dilarang oleh pemerintah.
Akhirnya manusia yang mampu me”manage” Sang Jiwa, Sang Hati, Sang Pikiran, Sang Tubuh diharapkan mampu mengelola dan menjaga serta memelihara dengan baik dan benar Sang Alam (Universe Management).
Manajemen Kebahagiaan inilah yang akan menghasilkan manusia-manusia yang hebat dan bermanfaat tidak hanya bagi dunia namun juga bagi kehidupan akhiratnya.
Inilah yang diinginkan Allah SWT agar kita mentaati segala perintahNya dan menghindari laranganNya. Inilah jalan yang lurus.
SHM+BU Management adalah agar seluruh jiwa (Soul), hati (Heart), fikiran (Mind) dan tubuh (Body) kita selalu terkoneksi dengan Allah SWT agar kita selalu berada dijalan yang lurus, jalan yag diridhaiNya.
Sebuah satu-satunya jalan yang diridhaiNya yang menuju ke pangkuanNya Surga yang telah disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.
Inilah kebahagiaan sejati dari Allah SWT (The truth of happiness). Kebahagiaan saat bertemu dengan “Sang Kekasih” yang selama ini selalu menyayangi dan memenuhi kebutuhan hidup kita di dunia hingga akhirat.
Manusia-manusia yang bahagia di dunia adalah manusia-manusia yang mampu bersyukur dan mampu merasakan keberadaan Tuhan dalam setiap ujianNya.
Manusia-manusia yang bahagia di akhirat adalah manusia-manusia yang mampu merasakan SurgaNya.


Masalah, Ujian dan Jebakan Kehidupan
Pada saat kita lahir di bumi ini. Saat itulah masalah kita dimulai.
Sesaat kita keluar dari rahim ibu kita itulah, maka kita sudah mulai butuh air susu ibu, makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, kendaraan untuk pulang ke rumah dan seterusnya.
Bahkan saat menulis buku inipun saya sedang bermasalah….
Masalah saya adalah: Bagaimana agar buku ini dapat selesai tepat waktu dan dapat bermanfaat bagi yang membacanya kelak.
So, Keluargaku dan sahabatku…
Saya dan kita semua akan terus memiliki masalah selama kita masih hidup.
Banyaknya masalah membuat kita menjadi lebih kreatif dalam menyelesaikan masalah tersebut dan semoga dapat memberi manfaat bagi sesama.
Diharapkan dengan tuntunan ilmu manajemen kehidupan, kita akan semakin mampu dalam menyelesaikan masalah kehidupan.
Setiap orang bermasalah kan. Itu sudah pasti!
Namun sebenarnya masalah yang terbesar kita adalah jika kita jauh dan tidak terhubung oleh Zat Allah sehingga tidak dicintai oleh Sang Maha Pencipta Allah SWT.
Tidak beriman memunculkan masalah terbesar karena menjauhkan diri dari kebahagiaan dunia dan akhirat.
Manusia setiap saat mendapatkan masalah sehingga seringkali lupa untuk bersyukur dan mendekat padaNya.
Sibuk dunia melupakan akhirat dan tujuan kehidupan. Padahal sejati adalah tujuan kita hidup di bumi untuk beribadah sesuai aturan ManajemenNya.
Kegagalan atau tidak tercapainya tujuan sesuai dengan harapan seringkali kita anggap sebagai masalah…
Padahal disinilah masalah yang sebenarnya.
Tidak sadarnya fikiran (MIND), hati (HEART) dan jiwa (SOUL) kita akan memunculkan masalah.
Namun sebaliknya semakin mampu kita menyadarkan diri kita, bahwa semuanya adalah dari Allah yang telah memberikan yang terbaik untuk kebahagiaan kita maka itu bukanlah menjadi masalah lagi, namun menjadi sebuah anugrah terindah dari Allah.
Jangan pernah percaya dengan dukun atau orang-orang yang menipu dengan cara meramal nasib. Itu adalah sumber masalah yang sebenarnya.
Setiap orang yang bermasalah dan gagal namun bisa bangkit kembali bukanlah orang yang gagal.
Memang benar. Hal yang paling sulit adalah mengakui kegagalan kita.
Padahal justru, saat kita mengakui dengan pasrah dan ikhlas, saat itulah “bala bantuanNya” akan datang.
“Bala bantuan” ini seringkali tidak kita sangka-sangka dan seringkali datang di saat yang sangat tepat.
Untuk itu, jika masalah kehidupan ini datang menghampiri tetaplah bertakwa di jalan Allah. Sesuai dengan “ayat seribu dinar” dibawah ini…
Mengapa disebut seribu dinar? Karena ayat ini dianggap sebagai ayat yang mampu memberikan kekayaan hati…
Karena masalah kita manusia bisa jadi berasal dari kurang “materi”….
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. At Thalaq:2-3)
Saya memperhatikan bahwa seringkali, masalah-masalah yang sulit untuk dipecahkan berkaitan dengan Life Trap atau Jebakan Kehidupan atau biasa saya sebut PRP Life Trap yang meliputi:
Position (posisi/jabatan), Relation (hubungan) dan Possession (kepemilikan).

Jebakan yang sering kita tidak sadari adalah:
1.      Jebakan Posisi atau Jabatan (Position Trap),
2.      Jebakan Hubungan (Relation Trap) dan
3.      Jebakan Kepemilikan (Possession Trap).
Waspadalah terhadap Jebakan Kehidupan ini yang seringkali menggoda kita sang manusia yang sedang berjuang menggapai tingkat ketakwaan.
Ada banyak contoh sehari-hari, kita bisa melihat orang yang tadinya bergelimang harta dan kemewahan serta jabatan, tiba-tiba hilang semuanya karena terjerat oleh jebakan kehidupan ini.
Kita juga banyak melihat kejadian, kenalan kita terjebak oleh jebakan kehidupan ini dan kitapun tidak mampu berbuat apa-apa untuk menolong mereka terlepas dari jebakan kehidupan. Sayapun pernah terkena oleh jebakan ini, dan sangat sulit untuk melepaskan diri. Kecuali dibantu oleh kekuasaan Allah SWT.
Bagi manusia yang mampu mengelola diri sehingga dapat menghindari atau melepaskan diri dari Jebakan Kehidupan ini maka Kebahagiaan Sejati menjadi hadiah terbaik dariNya.





Cara Praktis dan Sederhana Menggunakan  “Happiness Management”
Cara praktis dan hebat dalam mengelola kebahagiaan adalah mengelola masalah kita menjadi anugrahNya.
Jika masalah besar datang, carilah tempat yang paling nyaman untuk Anda.
Tariklah nafas sedalam-dalamnya dan hembuskan secara perlahan-lahan.
Anda dapat mencobanya sekarang juga….!!!
Carilah tempat untuk duduk dengan posisi yang paling nyaman, pejamkan mata Anda.
Dan tariklah nafas Anda sedalam-dalamnya sebanyak minimal 3 x tarikan dan hembuskan secara perlahan.
Anda akan merasakan fikiran dan hati serta jiwa anda cukup lega.
Jika Anda muslim, silahkan melanjutkan dengan wudhu atau hydro therapy terbaik untuk tubuh agar tubuh dan fikiran kita relax.
Lanjutkan dengan shalat dan memohon ampunan serta petunjuk agar masalah Anda dapat segera selesai dan memperoleh anugrah terbaik dari Allah SWT.
Jika masalah/ujian datang, yang pertama kali kita lakukan adalah bersyukurlah…
Karena dengan bersyukur justru kenikmatan (kebahagiaan) yang akan hadir.
Ucapkanlah…
Terima kasih ya Allah atas apapun  yang terjadi…
Karena apapun yang kita peroleh pastinya untuk kebaikan kita juga pada akhirnya.
Yakinlah…Jika rencana kita gagal, maka rencana Allahlah yang berhasil yang tentunya merupakan rencana terbaik untuk kebaikan kita dan seluruh alam.
Jika hari ini, kita dilanda masalah ucapkan inna lillahi wa inna ilaihi (segala sesuatu dikembalikan kepada Allah) dan bersyukurlah karena kita masih diberi kehidupan…
Terkadang juga saya dan semua orang pernah merasakan bosan…
Itu artinya ada sesuatu potensi besarNya dalam diri kita yang tidak kita keluarkan.
Berbuatlah sesuatu yang bermanfaat dan jadilah orang yang memberikan manfaat yang berarti bagi kehidupan kita dan orang lain.
Buku ini juga lahir karena adanya rasa bosan juga.
Maka saya menarik nafas saya, menyalakan komputer dan mulailah saya menulis apa saja yang saya sukai setiap hari dan pada akhirnya akan menjadi sebuah tulisan bersejarah untuk mengikat ilmu dan pengalaman kita sehingga dapat menjadi pedoman bagi anak keturunan kita kelak.
Dan.…kembali.
Jika hari ini kita merasa bosan, bersyukurlah karena masih banyak orang yang tidak merasakan bosan lagi karena sudah kembali ke kehadiratNya.
Jika hari ini kita terjebak dalam “kemacetan”, bersyukurlah karena masih banyak orang lain yang merasakan keistimewaan sebuah sensasi “kemacetan”.
Jika hari ini kendaraan kita rusak, bersyukurlah karena masih banyak orang yang belum pernah merasakan memiliki kendaraan dan harus berjalan kaki.
Jika hari ini tidak ada makanan yang bisa dimakan, bersyukurlah kita masih bisa merasakan nikmatnya kesehatan.
Jika hari ini kita disakiti atau dihina bahkan terkadang oleh orang yang kita cintai, bersyukurlah bahwa orang yang menyakiti kita bukanlah dilakukan oleh diri kita yang menyakiti orang lain...
Jika hari ini ada yang meminta bantuan, bersyukurlah orang yang datang itu bukanlah Anda kepada orang lain.
Jika memang kita ditakdirkan akan jatuh berdoalah agar kita jatuh di tempat yang empuk dan aman.
Jika memang dalam setiap bisnis itu ada yang namanya bangkrut berdoalah agar kebangkrutan itu justru membawa keberuntungan yang lebih besar.
Jika hari ini hujan dan badai, bersyukurlah masih ada matahari yang terus bersinar.
Jika Henry Ford pemilik pabrik mobil saja pernah gagal dalam bisnis dan bangkrut sebanyak 5 kali. Bersyukurlah Anda jika masih bangkrut yang pertama kali dan masih banyak kesempatan untuk sukses tentunya.
Jika Jusuf Kalla saja bahkan pernah berbisnis barbershop dan juga bangkrut di tahun pertamanya. Bersyukurlah bahwa orang yang memiliki keahlian dalam bisnis dan politikpun bisa bangkrut di tahun pertamanya.
Jika Dale Carnegie penulis dan motivator hebat bahkan pernah berniat bunuh diri karena kecewa berat dan akhirnya berniat untuk terjun ke sungai. Bersyukurlah jika anda pernah bahkan mau bunuh diri karena kecewa berat. Itu artinya Anda punya kesempatan untuk menjadi orang hebat jika Anda masih memutuskan untuk hidup yag lebih baik.
Jika hari ini, anda hanyalah seorang yang biasa-biasa saja. Ingatlah semua orang hebat adalah orang yang biasa, namun memiliki kehebatan Jiwa, kehebatan Hati, kehebatan Fikiran yang menghantarkannya menjadi manusia yang Hebat dimata manusia.
Jika banyak ahli dan pakar dimasanya mengomentari usaha Thomas Alfa Edison (penemu lampu listrik) sebagai tidak bernilai untuk diperhatikan.
Bersyukurlah jika usaha anda tidak ada yang memperhatikan karena mungkin suatu hari usaha anda justru akan banyak yang memperhatikan juga. Tetap lakukan yang Anda cintai…tetaplah berbuat manfaat.
Seorang penemu seringkali menemukan hal-hal yang luar biasa disaat beliau terpuruk dan dalam keadaan bermasalah.
Jadi, masalah datang untuk kita temukan solusi terbaik untuk kita bagikan kepada anak keturunan kita kelak agar mereka dapat hidup lebih baik lagi dari pada generasi kita.
Jika ide hebat tentang film Star Wars saja pernah ditolak oleh semua perusahaan film. Lalu kemudian justru film tersebut menjadi film paling laris sepanjang masa. Bersyukurlah jika ide anda ditolak oleh orang lain karena Anda punya kesempatan untuk membuktikan kehebatan ide hebat Anda tersebut. Satu hari nanti…
Jika hari ini, anda hanyalah seorang driver, seorang tukang, seorang pengurus biasa, bersyukurlah…karena saya menyaksikan bagaimana seseorang yang dulunya menjadi driver, seorang tukang antar, sekarang sudah menjadi pemilik perusahaan dan mampu hidup bahagia yang tentunya atas ijin dan bantuanNya.
Dan Jika sebuah komentar negative tentang peluncuran sebuah TV di tahun 1946 mengatakan bahwa orang-orang akan lelah memandangi kotak kayu tersebut setiap malam  namun terbukti sekarang malah hampir setiap orang di dunia justru menonton layar TV yang semakin dinikmati orang banyak.
Maka janganlah risau dengan komentar negatif orang lain tentang sesuatu yang Anda buat. Tetaplah melakukan.
Lebih baik kita bermimpi dan mencoba kemudian gagal, daripada tidak melakukan apa-apa dan langsung sukses. Dan lebih baik lagi, bermimpi, mencoba dan langsung sukses.
Lebih baik kita sakit hati dulu, sedih dulu dan menderita namun akhirnya mampu bangkit lagi dengan bahagia, daripada langsung bahagia dengan berbagai kegemerlapan duniawi yang semu.
Yah…ada banyak kebahagiaan semu. Yang menyamarkan kebahagiaan sejati.
Kebahagiaan semu ada pada sesuatu yang terlihat dan berwujud secara fisik yang nanti akan hilang cepat atau lambat.
Sebaliknya kebahagiaan sejati terletak pada sesuatu yang tidak terlihat dan tidak berwujud fisik itulah kebahagiaanNya.
Inilah jalan lurus yang telah di”garis”kan untuk kita lalui sama seperti garis orbit planet yang harus dilalui oleh setiap planet di jagat raya.
Semuanya berjalan pada garisNya, tunduk patuh menuruti pengaturan Manajemen Allah SWT yang Maha Mengatur segalanya.
Inilah hakekatNya. 
Dalam hubungan sesama.
Jika bingung dengan banyak kata-kata yang harus diingat. Ingatlah tiga kata ajaib ini saja.
Gunakan saja “3 Magic Words” yaitu: Ucapkan… “Terima kasih” (jika diberi sesuatu), ucapkan “tolong” (jika meminta diberi sesuatu) dan ucapkan “maaf” (jika merugikan atau telah berbuat salah).
Jika sedang berpikiran negative tetaplah berpositive thinking terhadap apapun karena tetap positif memberikan efek positif dan kebaikan bagi diri kita sendiri.
Orang-orang jaman dulu biasanya berkata: “UNTUNG”…
Untung masih terjatuh, tidak sampai meninggal.
Untung masih gagal menikah, daripada menikah dan gagal?
Untung masih belum kaya, kalau kaya nanti malah sombong dan kalau sombong nanti malah tidak masuk surga dong…:D
Untung masih belum terlambat….
Kita menemukan “rahasia” ini….
Jangan sampai musibah dan azab menimpa kita, barulah kita tersadarkan…
Jika kita sulit untuk merubah orang lain, maka lebih baik dan jauh lebih mudah merubah diri kita dahulu dan biasanya perubahan justru mulai terjadi bagi orang lain jika kita memulainya dari diri kita terlebih dahulu...
Dan jika kita bisa merubah diri kita jalan merubah dunia jauh lebih mudah bukan?.
Jika hari ini Anda berjuang ingatlah “Kekuatan pribadi diperoleh dari perjuangan dan “problem solving” (penyelesaian masalah).” (Dr. Sydney Newton)
Dan seringkali masalah muncul karena tidak adanya komunikasi yang baik.
Jika hari ini Anda menemui kesulitan ingatlah “Kesulitan menunjukkan siapakah diri manusia yang sebenarnya.” (Epictetus). Seringkali kita tidak tahu kapasitas kemampuan kita kecuali pada saat kita menderitalah baru kita paham betapa hebatnya kemampuanNya yang dititipkan kepada kita sang manusia biasa yang dapat menjadi hebat setelah tersadarkan oleh hikmah penderitaan.
Jika hari ini anda melihat orang bisa melakukan dengan mudah ingatlah siapapun mampu membawa mobil di lapangan yang luas bukan?.
Jika Anda menghadapi masalah yang amat hebatnya maka ingatlah “Bagi orang yang berjiwa besar, kekecewaan adalah ibarat air keatas logam yang sedang terbakar. Ia mengukuhkan, meneguhkan, dan menjadikan logam semakin kuat dan bukan mengeroposkannya.” (Eliza Tabor).
Jika Anda lahir dari rumah yang sederhana ingatlah “Abraham Lincoln menjadi besar bukan karena dilahirkan dalam pondok kayu, tetapi karena dia berhasil keluar dari pondok kayu tersebut.” (James Truslow Adams) Anda hebat bukan karena kesulitan namun karena mampu berhasil melewati kesulitan.
Jika Anda melihat ada orang yang tidak pernah gagal ingatlah mereka yang tidak pernah salah dan gagal adalah yang tidak pernah melakukan apa-apa. Semua orang sukses pernah gagal dan semua orang bahagia pernah bersedih dan menderita.
Setiap orang yang hidup pernah mati dan yang mati akan hidup kembali.  
Jika Anda melakukan kesalahan dan gagal ingatlah setiap orang hebat pernah salah, pernah gagal pernah kecewa. Kemudian bangkit dan hidup sukses bahagia.
Jika Anda tidak memiliki uang yang cukup, ingatlah kebanyakan orang pernah merasakannya juga.
Jika Anda tidak lulus, ingatlah ada banyak orang yang tidak lulus dan drop out dari perguruan tinggi dan kemudian justru mendapatkan gelar Master dan doktor di berbagai perguruan tinggi.
Jika kehidupan keluarga Anda dianggap gagal, ingatlah sayapun pernah dianggap keluarga yang gagal. Namun saya mengakui kegagalan saya dan akhirnya bangkit agar orang lain tidak mengalami kegagalan yang saya alami.
Jika Anda ditolak ketika melamar kerja. Ingatlah banyak orang juga pernah ditolak ketika melamar kerja dan akhirnya mengabdikan diri untuk menjadi wirausahawan yang sukses membantu banyak orang.
Jika Anda bingung memulai kerja dari mana.
Ingatlah sayapun memulai usaha dari rumah sendirian.
Mulailah bekerja dari tempat tidur anda, bereskan tempat tidur anda, bereskan ruangan anda, bereskan kendaraan anda, bereskan rumah anda, bereskan kehidupan anda, bereskan masalah orang lain.
Dan pada akhirnya semuanya akan beres….
Jika Anda disakiti dan dihina, ingatlah jika itu tidak mampu membunuh kita justru akan semakin menguatkan kita.
Dan justru pada saat itulah adalah momentum terbaik untuk bangkit, maju dan berbuat yang terbaik untuk orang-orang yang kita cintai.
Jika Anda ingin berbuat, ingatlah “Berbuatlah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya dan berbuatlah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok.” (Nabi Besar Muhammad)
Jika Anda ingin melakukan sesuatu mohonlah bantuanNya karena kemampuan Tuhan mencakup segalanya dan tidak ada yang mampu menghalangiNya.
Allah sudah sangat berpengalaman dibandingkan seluruh makhluk hidup ini dalam membereskan masalah kehidupan kita.
Percaya dan yakinlah hanya kepadaNya.
Jika Anda telah berhasil dalam suatu tindakan ikutkanlah Tuhan dalam setiap keberhasilan dengan bersyukur dan bertindak kebaikan bagi alam.
Bersedekahlah dengan maksimal…
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan (sedekahkan) sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan (sedekahkan) maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. (QS: Al Imran:92)
Berbuatlah kebaikan minimal senyuman, sentuhan atau pujian kepada orang-orang yang kita temui…
Dan… Kita tidak akan pernah rugi jika melakukannya bukan??.
Jika kita sebelumnya belum pernah melakukannya, jangan tunggu orang lain melakukannya.
Mulailah dari diri kita dan mulailah sekarang….
Jika hari ini Anda mencari sesuatu dan tidak menemukannya.
Jangan-jangan Andalah yang harus menciptakannya, melakukannya dan mengerjakannya.
Jika hari ini Anda mencari buku dan tidak menemukannya. Bisa jadi Andalah penulis buku tersebut.
Dan karena kata-kata ajaib yang diatas itulah yang membuat buku ini ADA di tangan Anda.
Dan tugas Anda sekarang adalah untuk melakukan hal yang sama dengan hebat dan dikenang dimasa depan…
Dan menuliskannya disini…
Jika hari ini. Saya, ………………………….. Maka saya akan …………………………………………………
Sukses dan kebahagiaan memang untuk Anda.
Dalam Al-quran dituliskan kalimat yang artinya:
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqarah:155)








Lembar Tindakan Anda

Action for Soul Management
Sekarang juga. Ucapkan berkali-kali hingga masuk kedalam alam bawah sadar kita:
Alhamdulillah…(Berkali-kali lipat sebanyak-banyaknya)
‘Saya Ikhlas”….(Berkali-kali sebanyak-banyaknya)
Lakukan sambil membuat sesuatu yang bermanfaat.






Action for Heart Management
Sekarang juga. Ucapkan berkali-kali hingga masuk kedalam alam bawah sadar kita
Alhamdulillah…
Saya maafkan mereka (sebut nama orang tersebut yang pernah melukai anda)
Lakukan sambil mendatangi orang-orang yang pernah anda sakiti…Dan mintalah maafnya.








Action for Mind Management
Sekarang juga. Ucapkan berkali-kali hingga masuk kedalam alam bawah sadar kita
Alhamdulillah…
“Saya berpikiran positif dan terbuka” (berkali-kali)
Lakukan sekarang juga tulis nama orang yang selama ini berhubungan dengan Anda.
Tuliskan 4 hal positif tentang orang tersebut.
1.
2.
3,
4.



Action for Body Management
Sekarang juga. Ucapkan berkali-kali hingga masuk kedalam alam bawah sadar kita
Alhamdulillah…
“Badan saya sehat” (ucapkan berkali-kali)
“Mata saya indah”….mampu melihat ciptaan Tuhan yang paling indah
“Tangan saya hebat”…. Mampu menulis tulisan yang hebat bagi manusia. Mampu berbuat segala sesuatu yang bermanfaat dengan ijinNya.






Universe Management
Sekarang juga. Ucapkan berkali-kali hingga masuk kedalam alam bawah sadar kita
Alhamdulillah…
Ucapkanlah…sampai masuk kedalam alam bawah sadar kita…
“Saya menjadi pemimpin dan penjaga kelestarian dan harmonisasi alam semesta…”
“Saya menjadi kebaikan dan bagian penting dalam alam semesta”
Lakukan pekerjaan yang ada dihadapan kita.
Mulai dari yang terkecil seperti membuang sampah ke tempatnya.
Membantu orang yang ada di dekat kita.
Memberi sedekah bagi manusia dan alam sesuai dengan kemampuan maksimal kita.

Action for Dream
Gambarkan dan tuliskan 7 impian besar Anda secara detail…
Tuliskan nama impian, detail impian, dan kapan akan terjadi…
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.



Action for Relationship Problem
Rindu dengan seseorang?…..Hubungilah
Ingin bertemu?.....Undanglah
Ingin dimengerti?...... Jelaskanlah
Ada pertanyaan?.... Tanyakanlah
Tidak suka?......Katakanlah
Suka sesuatu?.....Nyatakanlah
Ingin sesuatu?.....Mintalah
Mencintai?.......Katakanlah dan Buktikanlah
Kita hanya punya satu kehidupan…
Sederhanakanlah…dan berilah manfaat kebaikan Anda untuk seluruh alam.
Syukuri…dan Berbahagialah untuk kehidupan Anda.


Autobiography
Sebuah ungkapan menyatakan: perjalanan jutaan kilometer dimulai dengan satu langkah...
Ungkapan tersebut seakan mewakili perjalanan kehidupan kita di planet ini. Dimana saat kita pertama kali melangkah di planet ini maka pada saat itulah perjalanan kehidupan kita yang bersejarah ini dimulai...
Saya percaya, bahwa setiap manusia yang lahir dimuka bumi membawa misi mulia dari Tuhan Sang Maha Pencipta. Misi yang mulia ini diemban dan diberikan kepada sang manusia makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna untuk mencapai tugas-tugas yang telah digariskanNya...


Demikian juga saya, Sang makhlukNya yang biasa seorang manusia biasa yang lahir di sebuah kota kecil yang berpantai bernama Kota Parepare propinsi Sulawesi Selatan Indonesia. Kota Parepare ini jaraknya sekitar 155 kilometer dari kota Makassar propinsi Sulawesi Selatan atau jika ditempuh dengan menggunakan mobil memakan waktu kurang lebih 2-3 jam perjalanan.
Saya memulai kisah ini dari sebuah kisah kebahagiaan kecil dimasa itu, yang masih senang saya kenang hingga hari ini.
Saya bersyukur ketika masih kecil saya dititipkan sementara oleh orang tua tercinta dan dirawat dengan penuh kasih sayang oleh seorang nenek bernama Nenek Fatimah....
Nenek Fatimah adalah sosok wanita yang lembut dan penuh kasih sayang terhadap cucu-cucunya... Dan...Sampai hari ini... 
Saya sangat bersyukur dan bahagia pernah merasakan kasih dan sayang beliau...
Walaupun sebenarnya saya memiliki seorang ibu yang juga "perkasa" dan agak terkesan "keras" ... Namun saat itu, Nenek Fatimah inilah yang saya anggap seperti ibu saya sendiri karena kasih dan sentuhannya yang menyentuh hingga ke hati yang terdalam....
Setiap beliau datang berkunjung ke rumah kami yang di Makassar, saya merasa nyaman saat dipeluk oleh sang nenek. Pelukannya begitu tulus dan ikhlas memancarkan kasih sayang yang indah dariNya...
Yah....Bahkan sampai saat ini saya masih bisa mengingat dan merindukan bagaimana setiap malam saya tertidur pulas diatas tikar plastik (bermotif gajah) dengan posisi kepala diatas pangkuan Sang Nenek sambil dengan lembut dan pelan beliau menyentuh rambut saya dengan sentuhan "khas" tangannya yang putih lembut.... Yah...dulu saya terbiasa tidur dengan sang nenek, dimandikan dan dipakaikan pakaian dengan penuh kasih sayang....
Saya teringat... Suatu hari ketika saya beranjak dewasa, nenek pernah mengajak ngobrol lalu bertanya kepada saya sambil tersenyum ramah 
"kapan engkau akan menikah nak?" Begitu katanya setengah memaksa...karena beliau mungkin mengetahui tidak lama lagi beliau akan "pergi"...
Saat itu, langsung saya jawab "memangnya kenapa nek?" 
Sang Nenek menjawab: "Nenek kan sudah tua nak....Nanti sebelum nenek meninggal, nenek ingin melihatmu duduk di pelaminan dengan seorang wanita yang cantik dan baik hatinya....."
Dan memang... Selang beberapa tahun setelah saya menikah, nenek saya yang baik hati inipun meninggal dunia..., 
Saat itu... Hati saya sangat kehilangan beliau...(kalo anak sekarang mengatakan hati galau)
Betapa tidak....
Karena sebenarnya hal ini menyadarkan saya...bahwa
Beliaulah yang selalu mendukung apapun yang saya inginkan...
Beliau pulalah yang selalu tersenyum padaku.....
Selalu menyayangiku.....
Bahkan saat orang-orang lain tidak ada dan tidak memberikannya...
Saya sangat kehilangan kasih sayangnya...
Namun kepergian beliau ternyata telah "digantikanNya" oleh seseorang yang juga mirip dengan nenek saya ini...
Dialah orang yang kemudian saya nikahi dan memberikanku buah cinta kasih sepasang anak yang lucu dan membanggakan hati ini.
Kembali ke cerita masa kecil di Parepare. Pada suatu hari keluarga besar kami pindah ke kota Makassar yang menurut kami adalah sebuah kota yang besar saat itu....


Waktu itu, kami berharap hijrah ini dapat memberikan kehidupan yang lebih baik....karena saat itu ekonomi orang tua masih morat marit, ayahanda masih berjalan kaki dan bersepeda untuk sekedar mencari nafkah bagi keluarga kecilnya...
Kebetulan ayahanda yang masih muda setelah menganggur beberapa lama dan hanya bekerja serabutan dan apa adanya, dipanggil bekerja sebagai seorang staf pegawai bapak Jusuf Kalla. 
Di perusahaan Jusuf Kalla inilah kehidupan kami mulai bertumbuh hingga pada akhirnya beliau pensiun disaat telah mengabdi lebih dari 30 tahun hingga level jabatan yang tertinggi di perusahaan tersebut. Ayahanda yang saya kenal sangat mencintai dan menteladani sosok Jusuf Kalla dan selalu menceritakan kebaikan dan kesederhanaan Bapak Jusuf Kalla. 
Pada tahun 1992 selesai SMA di Sekolah Islam Athirah Makassar, sama seperti orang lain pada umumnya SMA adalah masa "BIG Experience of Life". Ada banyak kesalahan dan juga pelajaran hidup sewaktu SMA. Masa-masa SMA memiliki tempat tersendiri saat mulai mengarungi kehidupan. Sewaktu SMA walaupun terkadang dipanggil "ustad" karena sering memberikan "nasehat" kepada teman-teman namun tidak jarang sayapun terkadang ikutan merasakan "Over Energy"nya anak muda yang tidak didukung oleh kemampuan manajemen diri dan mental waktu itu. 
Suatu peristiwa besar yang merubah hidup saya adalah pada saat mobil yang dikendarai oleh teman saya terjun ke selokan dan membuat kami semua terluka dan masuk rumah sakit. Untungnya kami semua selamat, jika tidak... maka hari itu mungkin adalah hari terakhir kami berada di bumi yang indah ini. 
Setelah kecelakaan mobil yang hampir merenggut nyawa kami itulah, sayapun berniat untuk memulai kembali sisa hidup ini dengan lebih baik dan menjadi orang yang lebih baik dari hari-hari sebelumnya. 
Kehidupan baru dimulai saat berhijrah saya putuskan dengan bulat. Saya semakin berkeinginan kuat untuk merantau ke Australia untuk belajar Commerce, English dan Computer. 
Keputusan untuk pergi dari rumah (merantau) dan jauh dari keluarga adalah sebuah keputusan yang amat berat waktu itu, karena didalam ati yang terdalam saya sebenarnya masih membutuhkan banyak bantuan dari keluarga terutama dari seorang ibunda....
Namun, sebuah kejadian yang amat saya takuti adalah terjadinya "perpisahan" diantara kedua orang tua kami yang sangat saya banggakan dan cintai....
Keluarga yang sempat "broken home", walaupun sang ayah masih sering bertemu kami dan tetap bertanggung jawab terhadap kehidupan kami telah sempat menggoreskan luka yang dalam pada waktu itu....
Namun ujian yang besar selalu memberikan hikmah yang besar juga. Sebuah masalah besar berupa sebuah keluarga yang sempat "broken home" telah menyadarkan kami betapa pentingnya sebuah keluarga didalam sebuah rumah.  kami sadar tidak ada keluarga yang sempurna, namun sebuah keluarga terbaik adalah jika keluarga tersebut dapat menyikapi masalah yang ada dengan cara yang baik.
Jangan sampai keluarga yang ada dalam rumah itu "broken" karena orang lain namun jika memang telah terlanjur terjadi "broken" maka sebuah "broken" inilah yang nanti diharapkan menjadi cikal bakal sebuah kehidupan yang baru dan lebih baik.
Dalam pandangan saya, sosok Ayah adalah orang yang sangat kami cintai dan kami hormati, beliau adalah pejuang bagi keluarga dan selalu memberikan yang terbaik untuk keluarga. Ayah adalah sosok yang positif dan selalu mensupport kami. Ayah bagaikan "malaikat penolong" dan Ayah adalah segalanya... "He is one of the best person that God has given for us... the children..."
Saya...Anak remaja yang tadinya manja dan masih memiliki ego sentris yang tinggi perlahan mulai terkikis...di tanah rantau...
Di kota kecil Richmond di New South Wales Australia itulah, saya belajar banyak tentang "diversity" dan "tolerance" serta "communication". 
Disinilah saya baru belajar berani untuk mengutarakan pendapat. Padahal dulunya saya adalah orang yang sangat penakut untuk tampil di depan umum. Biasanya jika akan tampil dimuka umum wajah saya memerah saking gugupnya...
Namun saya bersyukur saat di Australia guru-gurunya sangat bersahabat dan baik hatinya sehingga mampu memberikan rasa nyaman untuk berbicara di depan kelas. 
Disini saya belajar banyak tentang Freedom dan kemandirian dari teman-teman dari banyak negara seperti Thailand, Malaysia, Singapore, Iran, Korea, Japan, Pakistan, Hong Kong, India, Laos hingga Swiss. Teman saya yang baik hati adalah Jackgree, James dan Ote Nannopabale juga ada Nhung serta Pong. Bersama merekalah terutama si Jackgree saya sering bersepeda bersama dan jalan bersama selepas belajar...Bersama mereka saya belajar perbedaan ras, perbedaan bahasa perbedaan budaya, perbedaan agama dan perbedaan negara ternyata bisa menyatukan kami...Sungguh indah jika kita tidak melihat perbedaan namun berusaha melihat "persamaan kebaikan" dalam diri dan jiwa kita masing-masing.


Guru saya yang sudah tua namun baik hati bernama Lynette dari Inggris dan satu lagi yang adalah Mr. George dari USA yang selalu murah senyum. Mereka adalah orang-orang baik yang dikirimkan Tuhan kepadaku...Lynette dan George mengajar dengan murah senyum....yang waktu itu setahu saya umumnya guru-guru di Indonesia masih mengajar "tanpa senyuman". Walaupun tentunya banyak juga guru saya yang selalu berbaik hati kepadaku seperti Ibu Farida dan pak Hamka.  Ibu Farida adalah sosok guru yang tegas namun jika menatap saya, beliau menatap dengan penuh kelembutan padahal beliau berbeda agama denganku. Sedangkan bapak Hamka adalah sosok guru yang terkenal teguh dalam pendiriannya namun murah senyum. Beliau memegang teguh nilai-nilai Islami yang memberi rahmat dan kebaikan bagi seluruh alam.
Untuk mengisi waktu senggang, saya juga ikut bergabung dengan organisasi kemahasiswaan yang bernama Indonesia Australia Student Association dan sempat diangkat oleh para sahabat memperoleh amanah menjadi wakil ketua di organisasi tersebut.
Di Australia jugalah saya dipertemukan dengan seorang yang baik hati yaitu Eldin Asman...orang ini adalah sosok "pahlawan" bagiku....Sampai saat ini, saya masih mengingat kebaikannya dengan tulus pernah mengantar sekardus Indomie untukku yang sangat berguna selama 1 bulan untuk bertahan hidup di perantauan...
Di Australia, saya menyelesaikan kursus saya, namun gagal menggapai Bachelor of Commerce di University of Western Sydney Hawkesbury. 
Saya terpaksa pulang ke Indonesia dengan perasaan bersalah bercampur sedih dan malu kepada orang tua karena tidak sanggup membanggakan orang tua dengan memberikan gelar sarjana yang telah lama mereka impikan. Maklum orang tua juga saat itu bukanlah lulusan sarjana...
Beberapa bulan lamanya saya menganggur dan menyendiri di kampung halaman...bingung harus berbuat apa...
Namun pada suatu hari, saya termotivasi saat melihat ibu saya yang seperti kurang merasakan kebahagiaan karena melihat anak kebanggaannya telah gagal.... Akhirnya saya bertekad untuk bangkit dan tetap berusaha memenuhi harapan orang tua yang menginginkan anak tertuanya memperoleh sarjana. 
Maka dengan perasaan yang bercampur aduk saya kembali merantau ke Ibukota Jakarta yang terkenal "keras" untuk mengambil jurusan Manajemen pada Universitas Trisakti dan akhirnya berkat bantuan Allah, saya bisa memberikan kebanggaan pada orang tua hingga pendidikan Master.
Perjalanan merantau sendiri saat di Jakarta saya mulai dari Tebet, lalu tinggal sekaligus kost di rumah saudara sepupu di Pasar Minggu selama setahun, dan mengontrak rumah di Buaran Jakarta Timur lalu menyewakan kamar-kamarnya, membeli rumah pertama di Cileduk Indah atas bantuan seorang kerabat dan keluarga, lalu menjual rumah yang di cileduk karena banjir hingga mencicil rumah Metro Permata Karang Tengah hingga sekarang menetap di BSD City Serpong Tangerang Selatan. 
Saat tinggal di rumah saudara sepupu yang tinggal di Pasar Minggu. Dalam diri beliau saya belajar tentang kehidupan seorang PNS dan kesabarannya dalam membina rumah tangga. Menurut penilaian saya pribadi waktu itu, beliau adalah sosok suami yang sabar dan penyayang bagi keluarganya.
Di Jakarta saya banyak pula dibantu oleh seorang sahabat yang berasal dari suku Betawi Makassar yang bernama Rusli, S.Psi... Beliaulah yang menemani saya kemanapun saya ingin pergi...bahkan menemani untuk naik Metro Mini yang sempat membuatku hampir terjatuh di jalan Thamrin karena Bis ini hanya memikirkan setoran tanpa memikirkan kenyamanan orang lain. Rusli adalah sosok sahabat yang sabar dan selalu mensupport seorang sahabatnya, untuk itulah mungkin dia mengambil jurusan Psikologi karena minatnya terhadap kemanusiaan. 
Setelah saya menikah di tahun 2000 saya sebenarnya belum memiliki pekerjaan yang bergaji cukup sama sekali dan hanya menjadi salesman di sebuah perusahaan asuransi di Zurich Kuningan. Di asuransi saya banyak mendapatkan pelajaran "penolakan" dan "dicuekin" dan sempat merasa terhina jika harus meminta tolong agar orang lain harus membeli produk kami. Pelajaran paling berharga yang diberikan pimpinan kami adalah beliau memberitahukan agar kami membaca buku hebat ini yang berjudul Rich Dad poor Dad. Dan hebatnya buku ini, karena dengan membaca buku ini pikiran saya berubah total setelah membaca buku hebat ini. 
Maka saya dan istri mencoba berbisnis dan berusaha mengembangkan usaha dengan berjualan stationery di depan Alfamart Cileduk. Namun karena hanya berjualan stationery dengan sebuah etalase kaca kecil yang diletakkan didepan Alfamart, maka usaha kami ini terpaksa gulung tikar.  Harga sewa lapak didepan alfa mart waktu itu hanya Rp. 300.000 per bulannya namun saat itu menurut kami itu juga sudah berat.
Kegagalan ini tidak membuat kami patah semangat, kami lalu mencoba lagi membuka sebuah toko yang kami beri nama Metro Collection di Karang Tengah. Usaha ini menjual pakaian muslim dan muslimah yang kami beli dari Tanah Abang. Jika ingin membeli pakaian ke Tanah Abang biasanya kami mulai ke Tanah Abang setelah shalat subuh sehingga kami bisa tiba di waktu awal. Saat itu, Tanah Abang tidak seperti sekarang yang sudah banyak eskalatornya, jadi saat itu kami lebih banyak naik dan turun tangga. Saat istri mulai hamil anak pertama kami dan merasa kelelahan jika harus melanjutkan usaha pakaian ini, maka usaha inipun terpaksa kami tutup... 
Lalu kami mulai membuka berbagai macam usaha seperti jualan pulsa yang kami beri nama Sydney Cell, laundry, dan wartel....Penjualan kami untuk usaha pulsa lumayan besar yaitu sekitar 10 juta per bulan, namun ternyata pemasukan yang cukup besar ini hanyalah "fatamorgana" dalam dunia bisnis yang bisa saja membuat kita terlena... Omset yang besar belum tentu memberikan keuntungan yang cukup buat kita untuk melanjutkan kehidupan.
Pernah juga kami membuka institusi pendidikan dan terapi bernama Amadis Centre...yang mengkhususkan diri memberikan terapi dan pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus. Usaha terapi dan pendidikan ini kami jalankan sambil tentuya tetap melanjutkan usaha keluarga di bidang Car Rental....
Sewaktu usaha pertama kami yang dijalankan dari sebuah rumah kontrakan di komplek Keuangan Karang Tengah Ciledug kelihatan maju dan berkembang dengan pesat, kami pun tergoda pindah dari usaha rumahan dan berkantor di sebuah Ruko di Metro Permata Tangerang. 
Saat itu orang yang bekerja pada kami mencapai belasan orang, dan pelangganpun mulai banyak. Kamipun semakin senang dalam berusaha...
Namun sayang terjadilah Krisis Moneter yang menghantam dunia dan Indonesia....
Banyak perusahaan-perusahaan yang bangkrut dan salah satunya usaha kami...dengan sangat terpaksa kami tutup karena tidak mampu membayar biaya sewa ruko yang naik setiap tahunnya.... 
Usaha yang kami rintis di bidang terapi dan pendidikanpun terpaksa gulung tikar dan merumahkan orang-orang yang telah bekerja pada kami....saat itu...perasaan terasa amat sakit, saat melihat usaha kami yang kami bangun setiap harinya....harus bangkrut sia-sia....dan untuk melanjutkan usaha di daerah tersebut sepertinya akan sulit berkembang lagi....
Sayapun berpikir untuk mencari sebuah tempat yang lebih layak dalam meningkatkan taraf hidup kami...sebuah tempat yang lebih tertata baik dalam manajemennya. 
Mengingat tempat tinggal yang lama di Ciledug sering banjir dan terkenal dengan kondisi jalannya yang sangat macet dan parah. Ini membuat semakin diri kami stress dan membuat kepala saya sering migrain. 
Namun ini sebenarnya ada hikmahnya saat kami tinggal di Ciledug yaitu sebuah pelajaran besar tentang arti sebuah kesabaran di dalam menikmati perjalanan kemacetan dan semrawut luar biasa dari Ciledug ke Jakarta...setiap hari.
Hingga pada suatu hari saya merasa bosan dengan kehidupan kami yang serba repot dan semarawut. 
Dalam keadaan terjepit dan kepepet oleh permasalahan kehidupan keluarga baru.  
Akhirnya, sayapun memboyong istri dan anak kami yang baru lulus TK dan satu lagi masih bayi berusia 6 bulan untuk pindah ke BSD City.
Bermodalkan dengan tekad dan semangat baru untuk memulai usaha yang dimulai dari garasi di rumah kami...
Demi melanjutkan kehidupan yang baru. Sebuah kehidupan baru yang benar-benar dimulai dari nol bahkan ATMnyapun dimulai dari angka nol...:)
BSD City adalah kota penyelamat kehidupan keluarga kecil kami. Kota kecil ini bagaikan kota Madinah bagiku. Dimana dari kota yang tadinya semrawut ke kota yang indah, nyaman dan lebih mendamaikan hati ini....
Kota ini benar-benar damai, teratur dan teduh.
Bisa dikatakan Manajemen BSD City benar-benar memiliki konsep dan tujuan yang jelas dalam membahagiakan seluruh pelanggannya....
BSD City adalah sebuah kota yang terkelola dengan sangat baik dengan adanya begitu banyak fasilitas pendukung yang memenuhi seluruh kebutuhan dan keinginan konsumennya dan konsep ini sangat cocok bagi tujuan dan arah hidup saya dan keluarga di masa depan.Kota ini cukup besar dengan luas 6000 hektar yang mengedepankan konsep yang penuh dengan pohon-pohon yang rindang dan jalan-jalan yang luas serta tertata rapi.
Akhirnya dengan proses pemikiran dan perasaan yang matang...
Rumah yang lama dan mobil kecintaan kami terpaksa kami jual untuk membangun sebuah tempat tinggal sekaligus usaha yang baru dirintis....di BSD City Serpong.
Sejalan dengan mulai membaiknya perekonomian di Indonesia, sayapun kembali memulai dan mengembangkan usaha di bidang Car Rental. 
Bisa dikatakan semuanya saya mulai dari nol dengan sendirian dan terkadang dibantu dengan istri tercinta dan juga anak-anakku yang saya cintai...
Pekerjaan menjadi driver yang mengantar mobil hingga mengantar klien dijalani dengan senang hati...
Menjadi petugas survey yang melakukan survey,  berbicara langusng dengan konsumen...
Menjadi Salesman sekaligus Marketing, 
Staff Admin, 
Akuntan yang mengontrol keuangan dan mengurus pembukuan perusahaan, 
Menjadi Resepsionis yang menerima tamu, 
Menjadi tukang cuci mobil yang menjaga kondisi mobil tetap layak pakai dan 
sekaligus menjadi operator yang mengangkat telepon sendiri...
Semuanya saya lakukan sendiri...
Demi sebuah tekad, impian dan cita-cita...agar perusahaan ini bisa hidup dan berkembang sesuai dengan cita-cita luhur kami. Satu hari nanti.
Karena semakin hari, pembantu semakin sulit dicari, kamipun memutuskan untuk akhirnya tidak memiliki pembantu...dengan berbagai alasan.
Jadi saya dan istripun sekaligus menjadi pembantu rumah tangga yang bahu membahu menyapu, mengepel dan menyetrika adalah bagian dari pekerjaan yang kami lakukan sendiri demi menghemat biaya operasional usaha yang baru kami bangun...
Sesuatu yang dulunya dilakukan oleh resepsionis dan karyawan serta pembantu kami, semuanya dengan ikhlas dan senang hati saya kerjakan sendiri...
Demi menafkahi keluarga baru kami, sekaligus tetap berusaha membahagiakan keluarga dan orang-orang yang saya sayangi....
Untuk merekalah saya berjuang agar mereka suatu hari merasa bangga terhadap ayahnya... 
Ya....semua terpaksa dilakukan mulai dari awal kembali untuk menghemat biaya operasional, karena perusahaan baru saja didirikan dan saya memang belum mampu untuk menggaji seorang pegawai bahkan untuk seorang driver untuk mengantar dan menjemput kendaraan rental mobil. 
Disela-sela kesibukan merintis usaha car rental, saya juga menyempatkan diri untuk menjadi seorang salesman properti di sebuah Agen Properti BSD City...
Disini saya sempatkan belajar sekaligus tentang BSD City yang bagiku Bumi Serpong Damai adalah sebuah tempat yang baru, yang belum saya kenal sama sekali...
Yang saya miliki saat itu hanyalah sebuah impian dan harapan...untuk membangun kembali sebuah gedung kantor yang dulunya saya bangun dan impikan....
Akhirnya dari banyaknya usaha yang saya coba lakukan, saya melihat ada banyak orang yang selalu saja menghubungi saya untuk dibantu dalam menyediakan kendaraan yang mereka butuhkan. 
Yang pada akhirnya menyadarkan saya, bahwa inilah mungkin tugas mulia saya dari Sang Maha Kuasa untuk menjadi penyedia jasa rental mobil bagi makhlukNya (konsumen). Saya merasa ada ikatan emosional dengan kendaraan-kendaraan yang saya kelola...seolah-olah mereka adalah gembalaan saya atau ternak saya dan mereka seolah memiliki "nyawa" yang hidup dan bergerak sesuai dengan jalanNya. 
Ada banyak kejadian yang unik dengan mobil ini yang terkadang sulit diterima logika. Mobil ini benar-benar "hidup" yang terkoneksi dalam otak dan batin saya.
Di bidang Transportasi ini saya berusaha mengembangkan usaha penyewaan mobil yang sempat mati suri di kampung halaman.  Impian saya yang terdalam adalah saya sangat ingin mengembangkan usaha ini menjadi lebih professional dan dapat membantu memenuhi kebutuhan dan keinginan seluruh lapisan masyarakat terutama di wilayah BSD City Serpong, Jakarta dan sekitarnya. Usaha yang tadinya dipegang keluarga besar kami berusaha saya buatkan strategi dan manajemen baru dengan nama baru BSD Car Rental. Lalu kemudian seiring berjalannya waktu, untuk memudahkan saya untuk lebih berfokus pada pengembangan rental mobil, kemudian dengan dibantu oleh keluarga mengusung brand sendiri SANI Car Rental dengan situs resminya: www.Sani-Rental.com.
Kesuksesan dan kebahagiaan adalah hak setiap manusia. Untuk itu, saya merasa senang dan bahagia saat bergabung bersama seorang sahabat sekaligus Master Trainer Kesadaran Indonesia dalam The 7 Awareness Training untuk membantu orang-orang yang membutuhkan bimbingan dan pelatihan untuk meraih kesuksesan, kebahagiaan dan impiannya.
Seiring berjalannya waktu saya tetap selalu berterima kasih kepada banyak sahabat yang baik hatinya seperti Aldrin di Gaido Express yang lalu memperkenalkan seorang sahabat lainnya yaitu H. Muhammad Hasan Gaido Travel yang bersama beliau membantu mengembangkan Gaido Groupnya yang secara ekpansif akan segera mendunia. Demikian juga bersama Mustofa Tuwuh membangun PT. Media Majalah Indonesia serta bersama beberapa sahabat lainnya berusaha mengembangkan organisasi Persatuan Wirausaha Muda Indonesia di Tangerang Selatan.
Dalam bidang rohani, saya dan warga nusalokapun diminta berbagi oleh ketua DKM Bapak Suradi untuk membantu mengisi materi di Masjid Baitul Hikmah BSD City untuk berbagi (sharing) ilmu dan pengalaman tentang manajemen kehidupan dan manajemen bisnis yang berdasarkan Al-Quran dan Hadist Rasulullah SAW. 
Dalam tulisan ini, saya banyak bertemu orang-orang baru yang mendapatkan inspirasi dari tulisan ini...
Untuk semua yang telah membaca tulisan ini...
Saya sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya...
Semoga dapat memberikan inspirasi untuk anda dan suatu hari kita dapat bertemu...
Dengan suasana yang baik dan mendamaikan hati.
Salam Sukses dan Bahagia,
Asrulsani Abu
Founder of SANI Indonesia Inc.







Facebook